PONOROGO – Suasana khidmat menyelimuti lapangan utama MTsN 3 Ponorogo pada Selasa pagi, 21 April 2026. Upacara bendera yang digelar hari ini terasa sangat istimewa karena menyatukan dua momentum emosional: Peringatan Hari Kartini 2026 sekaligus upacara terakhir bagi siswa-siswi kelas 9 angkatan SAGAPO 33 untuk tahun akademik 2025/2026.
Bertindak sebagai Pembina Upacara, Ibu Alfi Mufidah, S.Ag., menyampaikan amanat yang menyentuh hati. Beliau menekankan pentingnya meneladani semangat perjuangan R.A. Kartini, terutama dalam menghadapi tantangan masa depan.
"Sesuai dengan semboyan legendaris 'Habis Gelap Terbitlah Terang', setiap kesulitan yang kalian hadapi selama menuntut ilmu adalah proses menuju cahaya keberhasilan. Bagi anak-anakku SAGAPO 33, jadikan semangat ini sebagai bekal saat kalian melangkah keluar dari gerbang madrasah ini," ujar Ibu Alfi dalam amanatnya.
Momentum haru memuncak sesaat setelah rangkaian upacara selesai. Seluruh siswa kelas 9 berkumpul untuk melaksanakan tradisi permohonan doa restu kepada Bapak dan Ibu Guru. Isak tangis tak terbendung saat para siswa menyalami satu per satu guru yang telah membimbing mereka selama tiga tahun terakhir.
Prosesi ini menjadi simbol penghormatan terakhir sekaligus permohonan restu agar langkah mereka diberikan kelancaran dalam menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Penulis : Alchio Febrian
Editor : Tim Niskala Jurnalistik
Lokasi : MTsN 3 Ponorogo, Ngunut, Babadan, Ponorogo




0 Komentar